Salam Sirnagalih,
Pagi hari ini terasa berbeda dengan hari - hari sebelumnya bagi saya,
sehingga saya perlu bertanya: "apa yang telah terjadi pada diri saya?".
Tadi malam, saya tidak hadir di RSS Tulodong. Tidak seperti biasanya
pada hari Selasa malam, saat pemantapan pengobatan, saya tidak pernah
ketinggalan untuk hadir di RSS Tulodong. Tapi, tadi malam, saya tidak
hadir karena anak saya yang pertama sedang sakit panas. Saya harus
memberikan perhatian buat dia dan keluarga saya. Karena Senin malam
saya tidak sempat mengantar mereka tidur karena membawakan pemantapan
dasar di RSS Tulodong, maka Selasa malam nya saya pulang untuk mereka.
Pagi hari ini, seperti biasanya, saya berangkat kerja pada jam 6 pagi.
Yah ... kurang - kurang dikit lah, karena kalau telat jalanan jadi
tidak nyaman karena kemacetan muncul di mana - mana.
Di tengah perjalanan, saya merasakan suatu rasa muncul dari dalam diri
saya. Reaksi berikutnya, timbul rasa rindu yang amat sangat di dalam
hati. Air matapun pengen mengalir keluar, maka saya biarkan saya dia
mengalir dan menetes. Saya nggak peduli lagi dengan sekitar saya. Saya
tidak peduli kalau ada yang melihat saya dan bingung melihat saya
meneteskan air mata. Biarkan saja.
Setelah itu, ke manapun saya melihat, yang saya rasakan hanyalah cinta
atau lebih sering disebut sebagai rahman rahim. Kemanapun saya
berpaling, yang saya rasakan hanya itu. Melihat ke mobil yang meliuk -
liuk nyerempet ke sana ke mari, yang saya rasakan hanyalah cinta. Alam
ini sepertinya padat dengan energi cinta. Hati saya begitu tenang dan
nyaman nya.
Melihat ke pinggir jalan tol di mana bis berhenti seenaknya menarik
penumpang, yang selama ini membuat saya sebel, tapi sekarang yang
terasa hanyalah cinta. Ketika nyangkut di belakang truk yang berjalan
di bawah 60km per jam, yang selama ini bikin sebel dan mangkel, tapi
sekarang yang terasa hanyalah cinta.
Begitulah terus terjadi selama lebih dari 1 jam. Ketika saya hampir
sampai di kantor, kembali air mata pengen mengalir lagi dan saya
biarkan dia menetes di pelipis saya sambil membiarkan orang lain
bengong melihat saya.
Maka, di pagi ini saya harus bertanya, apa yang telah terjadi ?
Apakah telah terjadi sesuatu di RSS Tulodong pada Selasa malam tadi ?
Tolong dong diceritakan bila ada sesuatu yang terjadi kemaren malam.
Atau kah telah terjadi sesuatu pada diri saya ? Mungkinkah kesadaran
yang selama ini sudah ditanamkan oleh Guru, muncul dan beraksi pada
pagi hari ini sehingga saya bisa melihat alam dengan cara berbeda dari
biasanya ?
Ataukah .... ataukah .... akh, aku masih harus banyak merenung dan
tafakur mencoba mengerti kebijaksanaan alam ini. Guru, janganlah bosan
membimbing murid yang kadang - kadang keras kepala, angkuh, dan
sombong ini.
Tuh .. kan, air mata nya pengen mengalir lagi nih... Ihik ... ihik ...
Salam,
Antonius Suryajaya